Feeds:
Posts
Comments

Susetyo Dwi Prihadi – Okezone

Ilustrasi

CALIFORNIA – Hampir separuh anak muda telah kecanduan internet. Bahkan 75 persennya diteliti tidak bisa hidup tanpa berselancar di dunia maya. Demikian survei terbaru yang dikeluarkan lembaga masyarakat YouthNet.

Survei yang menggunakan sistem poling ini juga menunjukkan kalau empat dari lima anak muda pasti menggunakan perangkat elektroniknya untuk membuka internet. Survei ini sendiri tertuang dalam sebuah jurnal yang diberi judul Life Support: Young People’s Needs in a Digital Age.

“Penelitian ini menjadi ilustrasi betapa pentingnya sebuah peraturan dalam menggunakan internet bagi anak muda. Orangtua harus tetap menjaga anaknya dari populasi online yang terus bertambah terkendali,” jelas salah satu peneliti Profesor Tanya Byron, seperti yang dilansir Netimperative, Kamis (15/10/2009).

Youthnet sendiri sudah berjalan sejak tahun 1995. Mereka meneliti bagaimana perilaku anak muda terhadap internet yang semakin berkembang dari tahun ke tahun. (jri)

www.okezone.com

Nurfajri Budi Nugroho – Okezone

(Foto: ABC)

SYDNEY - Anak-anak semestinya tidak menonton televisi hingga mereka berusia dua tahun. Sebab hal itu dapat merusak perkembangan bahasa dan kemampuan mereka berkonsentrasi.

Hal tersebut merupakan rekomendasi Pemerintah Australia dan akan dirilis pekan depan. Rekomendasi juga menyebutkan bahwa anak berusia antara dua dan lima tahun tidak boleh menonton televisi lebih dari satu jam setiap hari.

Rekomendasi itu ditujukan bagi pusat perawatan anak-anak dan juga nasihat bagi orangtua. Rancangan rekomendasi yang diperoleh The Australian itu dimaksudkan untuk mengekang penyebaran epidemi obesitas yang semakin banyak terjadi di kalangan anak-anak Australia.

“Berdasarkan penelitian terbaru, direkomendasikan anak-anak di bawah dua tahun untuk tidak menghabiskan waktu menonton televisi atau menggunakan media elektronik (DVD, komputer, dan permainan elektronik),” tulis salinan rancangan rekomendasi itu, yang dikutip dari The Australian, Senin (12/10/2009).

“Menghabiskan waktu di depan layar akan mengurangi jumlah waktu mereka untuk bermain aktif, berkontak sosial dengan yang lain, dan kesempatan untuk pengembangan bahasa.”

“Itu akan mempengaruhi perkembangan pergerakan mata secara penuh dan mengurangi panjang waktu mereka untuk tetap fokus.” (jri)

www.okezone.com

Stefanus Yugo Hindarto – Okezone

NEW DELHI – Pentingnya kata kunci di dunia maya, seringkali dikesampingkan oleh sebagian pemilik email, dan situs jejaring sosial. Password yang dibuat hanyalah asal-asalan, akibatnya banyak yang menjadi korban pembobolan.

Beberapa waktu lalu, Microsoft mengungkapkan bahwa sekira 10 ribu password akun hotmail milik beberapa pengguna telah disebar secara sengaja oleh kriminal cyber.

Layanan email milik Microsoft itu berhasil dibobol oleh scammer dan secara sengaja dipublikasikan di sebuah situs internet.

Untuk mengantisipasi hal itu, ada baiknya Anda membuat password yang jarang digunakan oleh kebanyakan pengguna.
Sebab itu, Ahli keamanan Bogdan Calin dari Acunetix mencoba mengungkapkan sejumlah password yang dianggap pasaran dan mudah dibobol. Demikian dilansir Times Of India, Senin (12/10/2009).

Berikut  password yang dianggap pasaran:
1).  123456
2). 123456789
3). Nama Depan (Paling Banyak digunakan di Amerika Selatan)
4). 111111
5). 12345678
6). iloveyou
7). Tanggal lahir
8). Tanggal perkawinan
9). Kata ‘Password’
10). Nama belakang (stf)

www.okezone.com

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.